Tampilkan postingan dengan label JAM`UL JAWAAMI`. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAM`UL JAWAAMI`. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juni 2022

Syarah Jam`ul Jawaami` 410 : CARA ALLAH MENDAMAIKAN SESAMA ORANG BERIMAN

 


CARA ALLAH MENDAMAIKAN SESAMA ORANG BERIMAN

 

٤١٠ـ ــاتَّقُوا الله وأصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ فإِنَّ الله تَعَالَى يُصْلِحُ بَيْنَ المُؤمِنِينَ يَومَ القيامَةِ (ع ك) عَن أنس (صح)ـ

          410- Bertakwalah kalian kepada Allah swt dan perbaikilah hubungan diantara kalian karena sesungguhnya Allah swt akan mendamaikan diantara orang – orang beriman kelak di hari kiamat. (HR. Abu Ya`la dan Hakim dari Anas. SHAHIH)[1]      

Sesungguhnya Allah swt mencintai perdamaian, oleh karena itu berdamailah kalian. Pada hari kiamat, Allah swt akan mendamaikan antara orang - orang beriman yang berselisih dengan cari memberi balasan yang lebih baik.

          Diriwayatkan secara marfu sebuah hadits dari Ibnu Murdawiyah dari Anas:

إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ نَادَى مُنَادٍ: يَاأَهلَ التَّوْحِيد، إِنَّ اللهَ قَدْ عَفَا عَنْكُمْ، فَلْيَعفُ بَعْضُكُمْ عَنْ بَعْضٍ، وَ عَلَى اللهِ الثَّوَابُ

Apabila hari kiamat terjadi maka seorang pemanggil memanggil-manggil (membuat pengumuman): Wahai ahli tauhid, sesungguhnya Allah benar – benar telah mengampuni kalian, oleh karena itu maka kalian harus saling memaafkan, sebagian kalian memaafkan sebagian lainnya, dan Allah akan memberi balasannya.[2]

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Surat Al-Anfal ayat 1 menuliskan sebuah hadits  berikut:

بَيْنا رسولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ جالسٌ، إذ رأَيناهُ ضحِكَ حتَّى بدَتْ ثَناياهُ، فقال له عُمَرُ رضِيَ اللهُ عنه: ما أضْحَكَك يا رسولَ اللهِ بأبي أنت وأُمِّي؟ فقال: رجُلانِ جَثَيَا مِن أُمَّتي بين يدَيْ ربِّ العزَّةِ تبارَكَ وتعالى، فقال أحدُهما: يا ربِّ، خُذْ لي مَظْلَمتي مِن أخي، قال اللهُ عَزَّ وجَلَّ: أعْطِ أخاك مَظْلَمتَه، قال: يا ربِّ، لم يَبْقَ لي مِن حَسناتِه شَيءٌ، قال اللهُ تبارَكَ وتعالى للطَّالبِ: كيف تصنَعُ بأخيك ولم يَبْقَ مِن حَسناتِه شَيءٌ؟ قال: يا ربِّ، فلْيحمِلْ عنِّي مِن أوْزارِي. قال: وفاضَتْ عَيْنا رسولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ بالبُكاءِ، ثمَّ قال: إنَّ ذلك لَيومٌ عظيمٌ؛ يومٌ يَحتاجُ النَّاسُ فيه إلى أنْ يُحْمَلَ عنهم أوزارُهم. فقال اللهُ تعالى للطَّالبِ: ارفَعْ بصَرَك، فانظُرْ في الجِنانِ، فرفَعَ رأْسَه، فقال: يا رَبِّ، أرى مدائنَ مِن فِضَّةٍ وقُصورًا مِن ذَهبٍ، مُكلَّلةً باللُّؤلؤِ، فيقولُ: لأيِّ نَبِيٍّ هذا؟! لأيِّ صِدِّيقٍ هذا؟! لأيِّ شَهيدٍ هذا؟! قال: هذا لمَن أعْطى الثَّمنَ، قال: يا ربِّ، ومَن يَملِكُ ذلك؟ قال: أنت تَملِكُه، قال: بماذا يا ربِّ؟ قال: تَعْفو عن أخيكَ، قال: يا ربِّ إنِّي قد عَفَوتُ عنه، قال اللهُ تعالى: خُذْ بيَدِ أخيكَ، فأدخِلْه الجنَّةَ. ثمَّ قال رسولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ عند ذلك: فاتَّقُوا اللهَ وأصْلِحوا ذاتَ بينِكم؛ فإنَّ اللهَ يُصلِحُ بين المُؤمنينَ يومَ القيامةِ. (الراوي : أنس بن مالك | المحدث : البوصيري | المصدر : إتحاف الخيرة المهرة الصفحة أو الرقم : 8/203 | خلاصة حكم المحدث : سنده ضعيف)ـ

            Suatu saat Rasulullah saw sedang duduk, tiba – tiba kami melihat beliau tertawa hingga terlihat dua gigi beliau. Kemudian Umar rdh bertanya: “Apa yang membuat engkau tertawa wahai Rasulullah, demi ayah dan ibumu?” Beliau menjawab: “Dua orang laki – laki dari umatku sedang berlutut dihadapan Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Pemberi Berkah dan Maha Tinggi, kemudian salah seorang dari keduanya berkata: “Wahai Tuhanku, ambillah kebaikan saudaraku untukku sebagai pengganti kezhalimannya kepadaku” Maka Allah swt berfirman: “Berikanlah (kebaikanmu) kepada saudaramu (sebagai pengganti kezhalimanmu kepadanya)!”  Maka laki – laki tersebut berkata: “Wahai Tuhanku, tidak ada lagi kebaikan yang masih tersisa”. Dan Allah berfirman kepada laki – laki yang menuntut (keadailan): “Apa yang akan kamu perbuat kepada saudaramu yang sudah tidak memiliki sisa kebaikan?” Maka dia menjawab:” Wahai Tuhanku, ambillah dosa-dosaku yang aku tanggung dan berikanlah kepada saudaraku tersebut (agar dia yang menanggungnya)”.  Dikatakan: Mengalirlah air mata dari kedua mata Rasulullah saw karena menangis, kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya hari itu adalah hari yang besar, hari dimana manusia harus menaggung dosa – dosa mereka.”

Kemudian Allah swt berfirman kepada orang yang menuntut: “Angkatlah pandanganmu, lihatlah apa yang ada di dalam surga!?” Kemudian dia menengadahkan kepalanya ke atas dan berkata:”Wahai Tuhanku, aku melihat tempat – tempat dari perak dan istana – istana dari emas yang berhiaskan mutiara”, kemudian ia melanjutkan bertanya: “Untuk Nabi siapakah semua ini?  Untuk shiddiqin siapakah ini? Untuk orang syahid siapakah ini?” Allah berfirman:”Untuk orang - orang yang bisa membelinya”  Dia bertanya lagi:”Wahai Tuhanku, siapakah yang bisa memilikinya?” Allah berfirman:”Kamu bisa memilikinya”  Dia bertanya lagi:”Dengan apa aku bisa memilikinya, Wahai Tuhanku?” Allah berfirman:”Dengan cara memaafkan saudaramu”  Dia berkata:”Wahai Tuhaku, aku benar – benar telah memaafkannya”  Allah swt berfirman:”Peganglah tangan saudaramu, masukanlah ia ke dalam surga (bersamamu)”

Setelah itu kemudian Rasululah saw bersabda: (فَاتَّقُوا اللهَ وأصْلِحوا ذاتَ بينِكم فإنَّ اللهَ يُصلِحُ بين المُؤمنينَ يومَ القيامةِ) Bertakwalah kalian kepada Allah swt dan perbaikilah hubungan diantara kalian karena sesungguhnya Allah swt akan mendamaikan diantara orang – orang beriman kelak di hari kiamat.[3] (HR. Anas bin Malik)



[1] Jaami`us Shaghiir 123., Fathul Kabiir 226., Jam`ul Jawaami` 410., Kunuuzul Haqaaiq.

[2] Faidhul Qadiir penjelasan hadits nomor 123. Imam Munawi menjelaskan ada ulama yang menshahihkan hadits ini dan ada juga yang mendhaifkannya.

[3] Tafsir Ibnu Katsir penjelasan Surat Al-Anfal ayat 1.

SYARAH JAM`UL JAWAAMI` IMAM SUYUTHI HADITS 94 - 104 : CARA BENAR MEMULAI SESUATU


 

٩٤ـ اِبْدَأْ بِأُمِّكَ وأبيكَ وأُخْتِكَ وأخِيْكَ والأَدْنَى فَالْأَدْنَى ولَا تَنْسَوِا الْجِيْرَانَ وَذَا الْحَاجَةِ (طب) عن معاذ (ض)ـ

94- Mulailah dengan ibumu, ayahmu, saudara perempuanmu, saudara laki-lakimu, kemudian yang lebih dekat dan yang lebih dekat lagi, dan jangan kalian lupakan para tetangga kalian dan orang – orang yang memiliki hajat. (HR. Thabrani dari Muadz. DHAIF)[1]

Ketika kita memiliki rizki berlebih dan ingin berbagi dengan orang lain maka urutan prioritasnya bisa mengikuti apa yang disebutkan dalam hadits ini.

٩٥ـ ابدَأْ بنفسِك فتصدَّقْ عليها ثمَّ على أبوَيْكَ ثمَّ على قرابتِك ثمَّ هكذا ثمَّ هكذا (خ م حب) عن جابر (صح)ـ

95- Mulailah dengan dirimu kemudian bersedekahlah untuknya, setelah itu kemudian kedua orang tuamu, setelah itu kemudian kerabatmu, setelah itu begituh seterusnya. (HR. Bukhari, Muslim, dan Ibnu Hibban dari Jabir. SHAHIH)[2]

٩٦ـــ اِبْدَأْ بِنَفْسِكَ، فَتَصَدَّقْ عَليْهَا، فَاِنْ فَضُلَ شَيْءٌ فَلِأَهْلِكَ، فإِنْ فَضُلَ شَيْئٌ عَنْ أَهْلِكَ فَلِذِىْ قَرَابَتِكَ، فَإِنْ فَضُلَ عَنْ ذِىْ قَرابَتِكَ شيْئٌ فَهَكَذَ وَ هَكَذَا (ن) عن جابر (صح)ـ

96- Mulailah dengan diri sendiri, maka bersedekahlah untuknya. Jika masih berlebih sesuatu maka untuk keluargamu, jika masih berlebih sesuatu maka untuk sanak kerabatmu, jika masih berlebih sesuatu maka bersedekahlah untuk yang lain dan yang lainnya lagi. (HR. Nasaa-i dari Jabir, SHAHIH)[3]

Ketika kita mendapatkan nikmat maka yang pertama kali harus diberi haknya adalah diri kita sendiri karena diri kitalah yan diberi nikmat dan dengan memenuhi kebutuhan diri kita maka sama artinya dengan menerima dan bersyukur atas nikmat tersebut. Kemudian istri kita, kemudian anak-anak kita, kemudian sanak kerabat kita, kemudian yang lain-lainnya.[4]

٩٧ـــ إِبْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ (طب) عن حكيم بن حزام (صح)ـ

97- Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. (HR. Thabrani dalam Al-Kabir dari Hakim bin Hizam, SHAHIH)[5]

Dalam memberikan infak yang pertama adalah untuk diri sendiri, kemudian istri, kemudian sanak kerabat dan seterusnya.[6]

٩٨ـ ابدأوا بالأكابر فإن البركة مع أكابرهم ـ الحكيم عن إبن عباس بسند ضعيف

                98- Kalian mulailah dari orang – orang tua (atau para pembesar) karena sesungguhnya keberkahan ada bersama mereka. (HR. Hakim dari Ibnu Abbas. DHAIF)[7]

٩٩ـــ اِبْدَأُوْا بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ (قط) عن جابر (صح)ـ

99- Mulailah dari apa yang Allah telah memulainya. (HR. Daaraquthni dari Jabir, SHAHIH)[8]

Dalam melakukan sesuatu yang berupa perbuatan atau perkataan dianjurkan memulainya seperti bagaimana Allah telah memulainya. Contohnya dalam melakukan ibadah sai mulailah dari bukit shafa seperti telah Allah SWT firmankan dalam Al-Qur`an Surat Al-Baqarah ayat 158 (إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ (البقرة:158)). Mendahulukan membasuh wajah dalam wudhu. Mendahulukan zakat fitri sebelum shalat idul fitri.[9]

١٠٠ـ ابدأوا يا اسلم فَتَنَّسموا الرياح وَاسْكُنُوا الشِّعَابَ إنَّكُمْ مُهَاجِرُوْنَ حيث كُنْتُم ـ حم طب (بإسناد حسن) ض عن سلمة بنالأكوع رضي الله عنه ـ[10]

                100- Ya Aslam, Mulailah maka angin akan bertiup dengan lembut dan diamilah tempat - tempat atau jalan - jalan diantara dua gunung karena sesungguhnya kalian dimanapun berada adalah sebagai orang yang hijrah. (HR. Ahmad dan Thabrani dalam kitab Al-Kabir (dengan isnad hasan ) dan Dhiya dari Salmah bin Al-Akwa`)[11]

          Ada sebagian orang baduy yang ikut hijrah bersama Rasulullah saw, kemudian sebagian mereka pulang lagi ke kampung halamannya. Nah mereka yang tidak mendapatkan ijin diangap keluar dari hijrah dan yang mendapatan ijin tidak dianggap keluar dari hijrah. Orang Aslam mrupakan salah satu yang mendapatkan ijin.

١٠١ـ  أَبْدَأُ بما بَدَأَ اللَّهُ به ـ عبد بن حميد م عن جابر ـ

                101- Aku memulai sebagaimana Allah swt telah memulainya. (HR. Muslim dari Jabir bin Abdillah, nomor 1218, SHAHIH)[12]

١٠٢ـ ابْدَأ بِالْأَحْمَسِيِّيْنَ على القسريِّين اللهُمَّ بَارك فى الْأَحْمَسِيِّيْنَ وَرِجَالِهِمْ ـ طب عن طارق بن شهاب ـ

                102- Mulailah dengan orang – orang ahmas, kemudian baru orang Qisri. Ya Allah berkahilah orang-orang Ahmas dan laki-laki mereka. (HR. Thabrani dalam Al-Kabir dari Thariq bin Syihab.).[13]

          Rasulullah saw memerintahkan kepada Bilal agar mendahulukan melayani rombongan orang – orang Ahmas ketika itu, baru rombongan lainnya. Hal tersebut bisa jadi karena mereka termasuk suku Quraisy

١٠٣ـ ابْدَأْنَ بِميامنها وَمَوَاضِعِ الْوُضُوْءِ مِنْهَا (حم خ م د ت ن) عن أم عطية أن النبي صلى الله عليه وسلم قال فى غسل إبنته قال فذكره (صح)ـ

                103- Kalian mulailah (dalam memandikan dan mewudhukan mayit) dengan sebelah kanan dan tempat – tempat wudhunya. (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasai dari Umi `Athiyyah sesungguhnya Nabi saw bersabda dalam memandikan anaknya (Zainab ). SHAHIH)[14]

١٠٤ـ ابدئي بالرجل قبل المرأة (ه ك) عن عائشة أنها كان لها غلام وجارية زوج فقالت يا رسول الله إني أريد أن أعتقها قال  فذكره ـ

                104- Mulailah dengan yang laki – laki sebelum perempuan (HR. Ibnu Majah dan Hakim dari Aisyah).[15]

Sesungguhnya Aisyah punya budak laki – laki dan perempuan yang ingin dimerdekakannya dan bertanya kepada Nabi saw. Kemudian Nabi menjawab seperti hadits diatas.


[1] Jam`ul Jawaami` 92., Fathul Kabiir nomor 61.

[2] Jam`ul Jawaami` 93.

[3] Jaami`ush Shaghiir 46., Fathul Kabiir 63., Jam`ul Jawaami 96., Kunuuzul Haqaaiq .

[4] Faidhul Qadiir penjelasan hadits nomor 46.

[5] Jaami`ush Shaghiir 47., Fathul Kabiir 62., Jam`ul Jawaami 97., Kunuuzul Haqaaiq 14.

[6] Faidhul Qadiir penjelasan hadits nomor 47.

[7] Jam`ul Jawaami` 98.

[8] Jaami`ush Shaghiir 48., Fathul Kabiir 64., Jam`ul Jawaami 99., Kunuuzul Haqaaiq 15.

[9] Faidhul Qadiir penjelasan hadits nomor 48.

[10] وفي «مسند الإمام أحمد بن حنبل»: حدثنا يحيى بن غيلان قال ثنا المفضل يعنى بن فضالة قال حدثني يحيى بن أيوب عن عبد الرحمن بن حرملة عن سعيد بن إياس بن سلمة بن الأكوع أن أباه حدثه أن سلمة قدم المدينة فلقيه بريدة بن الحصيب فقال: (ارتددت عن هجرتك يا سلمة؟!) فقال معاذ الله إني في إذن من رسول الله، صلى الله عليه وسلم: (إني سمعت رسول الله، صلى الله عليه وسلم، يقول: «ابدوا يا أسلم فتنسموا الرياح واسكنوا الشعاب!»، فقالوا: (إنا نخاف، يا رسول الله، أن يضرنا ذلك في هجرتنا!!)، قال: «أنتم مهاجرون حيث كنتم».ـ

[11] ابدوا يا أسلم فتنسموا الرياح واسكنوا الشعاب إنكم مهاجرون حيث كنتم (أحمد ، والطبرانى ، والضياء عن سلمة بن الأكوع)ـ

أخرجه أحمد (4/55 ، رقم 16601) ، والطبرانى (7/24 ، رقم 6265) قال الهيثمى (5/254) : فيه سعيد بن إياس ولم أعرفه ، وبقية رجاله ثقات . وأخرجه أيضا : ابن أبى عاصم فى الآحاد والمثانى (4/337 ، رقم 2372) ، والبخارى فى التاريخ الكبير (1/21)ـ

ومن غريب الحديث : ((ابدوا)) : اسكنوا البادية . ((فتنسموا)) : اطلبوا النسيم واستنشقوه ، ((الشعاب)) : مفردها الشعب : وهو المتسع بين جبلين ؛ وقيل : هو الطريق فى الجبل ـ

[12] Jam`ul Jawaami` 101.

[13] Jam`ul Jawaami` 102., قال ابن سعد رحمه اللَّه تعالى: قدم قيس بن غربة [ (1) ] الأحمسيّ في مائتين وخمسين رجلا من أحمس فقال لهم رسول اللَّه صلى اللَّه عليه وسلم: «من أنتم؟» فقالوا: نحن أحمس اللَّه، وكان يقال لهم ذلك في الجاهلية. فقال لهم رسول اللَّه صلى اللَّه عليه وسلم: «وأنتم اليوم للَّه» . وقال رسول اللَّه صلى اللَّه عليه وسلم، لبلال: «أعط ركب بجيلة وابدأ، بالأحمسيين» . ففعل ـ

[14] Jam`ul Jawaami 103., Bukhari 1254.

[15] Jam`ul Jawaami` 104.

Senin, 09 Mei 2022

Jam`ul Jawaami1 414 Hadits Adil Kepada Anak

 ADIL KEPADA ANAK

٤١٤ــ اتَّقُوا الله واعدِلُوا بَيْنَ أوْلادكُمْ كَمَا تُحِبُّونَ أنْ يَبَرُّوكُمْ (طب) عَن النعْمان بن بَشيرٍ (ض)ـ

          414- Bertakwalah kalian kepada Allah dan berbuat adillah kalian kepada anak – anak kalian sebagaimana kalian cinta apabila mereka berbakti kepada kalian. (HR. Thabrani dari Nu`man bin Basyir. DHAIF)

          Sebagai salah satu wujud ketakwaan adalah berbuat adil kepada anak – anak. Orang tua harus berbuat adil kepada anak – anaknya sebagaimana mereka cinta apabila anak – anak mereka berbakti kepada mereka.

          Orang tua punya hak dan kewajiban kepada anak – anaknya dan anak punya hak dan kewajiban kepada orang tuanya. Sebagaimana firman Allah swt dalam Al-Quran surat Al-`Ankabut ayat 8

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِن جَٰهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَآ ۚ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ (العنكبوت:٨)ـ

Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (Al-Ankabut ayat 8)

Dan Al-Qur`an Surat At-Tahrim ayat : 6

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ (التحريم:٦)ـ

          Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (At-Tahrim ayat 6)
=

=

 

Minggu, 08 Mei 2022

Jam'ul Jawaami' 410 Hadits Sesama orang Islam akan saling memaafkan شرح ...

Jam`ul Jawaami` 410 Orang beriman akan saling memaafkan

 

 

٤١٠ـ ــاتَّقُوا الله وأصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ فإِنَّ الله تَعَالَى يُصْلِحُ بَيْنَ المُؤمِنِينَ يَومَ القيامَةِ (ع ك) عَن أنس (صح)ـ

          410- Bertakwalah kalian kepada Allah swt dan perbaikilah hubungan diantara kalian karena sesungguhnya Allah swt akan mendamaikan diantara orang – orang beriman kelak di hari kiamat. (HR. Abu Ya`la dan Hakim dari Anas. SHAHIH)[1]      

Sesungguhnya Allah swt mencintai perdamaian, oleh karena itu berdamailah kalian. Pada hari kiamat, Allah swt akan mendamaikan antara orang - orang beriman yang berselisih dengan cari memberi balasan yang lebih baik.

          Diriwayatkan secara marfu sebuah hadits dari Ibnu Murdawiyah dari Anas:

إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ نَادَى مُنَادٍ: يَاأَهلَ التَّوْحِيد، إِنَّ اللهَ قَدْ عَفَا عَنْكُمْ، فَلْيَعفُ بَعْضُكُمْ عَنْ بَعْضٍ، وَ عَلَى اللهِ الثَّوَابُ

Apabila hari kiamat terjadi maka seorang pemanggil memanggil-manggil (membuat pengumuman): Wahai ahli tauhid, sesungguhnya Allah benar – benar telah mengampuni kalian, oleh karena itu maka kalian harus saling memaafkan, sebagian kalian memaafkan sebagian lainnya, dan Allah akan memberi balasannya.[2]

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Suarat Al-Anfal ayat 1 menuliskan sebuah hadits  berikut:

بَيْنا رسولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ جالسٌ، إذ رأَيناهُ ضحِكَ حتَّى بدَتْ ثَناياهُ، فقال له عُمَرُ رضِيَ اللهُ عنه: ما أضْحَكَك يا رسولَ اللهِ بأبي أنت وأُمِّي؟ فقال: رجُلانِ جَثَيَا مِن أُمَّتي بين يدَيْ ربِّ العزَّةِ تبارَكَ وتعالى، فقال أحدُهما: يا ربِّ، خُذْ لي مَظْلَمتي مِن أخي، قال اللهُ عَزَّ وجَلَّ: أعْطِ أخاك مَظْلَمتَه، قال: يا ربِّ، لم يَبْقَ لي مِن حَسناتِه شَيءٌ، قال اللهُ تبارَكَ وتعالى للطَّالبِ: كيف تصنَعُ بأخيك ولم يَبْقَ مِن حَسناتِه شَيءٌ؟ قال: يا ربِّ، فلْيحمِلْ عنِّي مِن أوْزارِي. قال: وفاضَتْ عَيْنا رسولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ بالبُكاءِ، ثمَّ قال: إنَّ ذلك لَيومٌ عظيمٌ؛ يومٌ يَحتاجُ النَّاسُ فيه إلى أنْ يُحْمَلَ عنهم أوزارُهم. فقال اللهُ تعالى للطَّالبِ: ارفَعْ بصَرَك، فانظُرْ في الجِنانِ، فرفَعَ رأْسَه، فقال: يا رَبِّ، أرى مدائنَ مِن فِضَّةٍ وقُصورًا مِن ذَهبٍ، مُكلَّلةً باللُّؤلؤِ، فيقولُ: لأيِّ نَبِيٍّ هذا؟! لأيِّ صِدِّيقٍ هذا؟! لأيِّ شَهيدٍ هذا؟! قال: هذا لمَن أعْطى الثَّمنَ، قال: يا ربِّ، ومَن يَملِكُ ذلك؟ قال: أنت تَملِكُه، قال: بماذا يا ربِّ؟ قال: تَعْفو عن أخيكَ، قال: يا ربِّ إنِّي قد عَفَوتُ عنه، قال اللهُ تعالى: خُذْ بيَدِ أخيكَ، فأدخِلْه الجنَّةَ. ثمَّ قال رسولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ عند ذلك: فاتَّقُوا اللهَ وأصْلِحوا ذاتَ بينِكم؛ فإنَّ اللهَ يُصلِحُ بين المُؤمنينَ يومَ القيامةِ. (الراوي : أنس بن مالك | المحدث : البوصيري | المصدر : إتحاف الخيرة المهرة الصفحة أو الرقم : 8/203 | خلاصة حكم المحدث : سنده ضعيف)ـ

            Suatu saat Rasulullah saw sedang duduk, tiba – tiba kami melihat beliau tertawa hingga terlihat dua gigi beliau. Kemudian Umar rdh bertanya: “Apa yang membuat engkau tertawa wahai Rasulullah, demi ayah dan ibumu?” Beliau menjawab: “Dua orang laki – laki dari umatku sedang berlutut dihadapan Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Pemberi Berkah dan Maha Tinggi, kemudian salah seorang dari keduanya berkata: “Wahai Tuhanku, ambillah kebaikan saudaraku untukku sebagai pengganti kezhalimannya kepadaku” Maka Allah swt berfirman: “Berikanlah (kebaikanmu) kepada saudaramu (sebagai pengganti kezhalimanmu kepadanya)!”  Maka laki – laki tersebut berkata: “Wahai Tuhanku, tidak ada lagi kebaikan yang masih tersisa”. Dan Allah berfirman kepada laki – laki yang menuntut (keadailan): “Apa yang akan kamu perbuat kepada saudaramu yang sudah tidak memiliki sisa kebaikan?” Maka dia menjawab:” Wahai Tuhanku, ambillah dosa-dosaku yang aku tanggung dan berikanlah kepada saudaraku tersebut (agar dia yang menanggungnya)”.  Dikatakan: Mengalirlah air mata dari kedua mata Rasulullah saw karena menangis, kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya hari itu adalah hari yang besar, hari dimana manusia harus menaggung dosa – dosa mereka.”

Kemudian Allah swt berfirman kepada orang yang menuntut: “Angkatlah pandanganmu, lihatlah apa yang ada di dalam surga!?” Kemudian dia menengadahkan kepalanya ke atas dan berkata:”Wahai Tuhaku, aku melihat tempat – tempat dari perak dan istana – istana dari emas yang berhiaskan mutiara”, kemudian ia melanjutkan bertanya: “Untuk Nabi siapakah semua ini?  Untuk shiddiqin siapakah ini? Untuk orang syahid siapakah ini?” Allah berfirman:”Untuk orang - orang yang bisa membelinya”  Dia bertanya lagi:”Wahai Tuhanku, siapakah yang bisa memilikinya?” Allah berfirman:”Kamu bisa memilikinya”  Dia bertanya lagi:”Dengan apa aku bisa memilikinya, Wahai Tuhanku?” Allah berfirman:”Dengan cara memaafkan saudaramu”  Dia berkata:”Wahai Tuhaku, aku benar – benar telah memaafkannya”  Allah swt berfirman:”Peganglah tangan saudaramu, masukanlah ia ke dalam surga (bersamamu)”

Setelah itu kemudian Rasululah saw bersabda: (فَاتَّقُوا اللهَ وأصْلِحوا ذاتَ بينِكم فإنَّ اللهَ يُصلِحُ بين المُؤمنينَ يومَ القيامةِ) Bertakwalah kalian kepada Allah swt dan perbaikilah hubungan diantara kalian karena sesungguhnya Allah swt akan mendamaikan diantara orang – orang beriman kelak di hari kiamat.[3] (HR. Anas bin Malik)



[1] Jaami`us Shaghiir 123., Fathul Kabiir 226., Jam`ul Jawaami` 410., Kunuuzul Haqaaiq.

[2] Faidhul Qadiir penjelasan hadits nomor 123. Imam Munawi menjelaskan ada ulama yang menshahihkan hadits ini dan ada juga yang mendhaifkannya.

[3] Tafsir Ibnu Katsir penjelasan Surat Al-Anfal ayat 1.

Rabu, 27 April 2022

Jam`ul Jawaami` 21/21 Kemulian Nabi Adam As

 Jam`ul Jawaami` 21/21

 

٢١/٢١ــ آدَمُ أَكْرَمُ الْبَشَرِ عَلَى اللهِ فَيَعْذِرُ اللهْ تَعَالَى اِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بٍثَلَاثَةِ مَعَاذِيْرَ. يَقُوْلُ لَهُ: يَاآدَمُ إِنِّى لَعَنْتُ الْكَافِرِيْنَ وَأُبْغِضُ الْكَذِبَ وَأَوْعَدْتُ ــ وَحَقُّ الْغُفْرِ مِنِّى ــ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ لَرَحِمْتُ ذُرِّيَّتَكَ أَجْمَعِيْنَ. وَيَقُوْلُ لَهُ: يَاآدَمُ إِنِّى لَا أُدْخِلُ أَحَدًا مِنْ ذُرِّيَّتَكَ النَّارَ وَ لا أُعَذِّبُهُ بِالنَّارِ إِلَّا مَنْ عَلِمْتُ بِعِلْمِى أَنِّى لَوْ رَدَدْتُهُ إِلَى الدُّنْيَا لَعَادَ إِلَى مَا كَانَ فِيْهِ وَلَمْ يَرْجِعْ وَلَمْ يَتُبْ، وَيَقُوْلُ لَهُ: يَاآدَمُ قَدْ جَعَلْتُكَ حَكَمًا بَيْنِى وَ بَيْنَ ذُرِّيَّتِكَ، قُمْ عِنْدَ الْمِيْزَانِ، وَانْظُرْ إِلَى مَا يُرْفَعُ إِلَيْكَ مِنْ أَعْمَالِهِمْ، فَمَنْ رَجَحَ خَيْرًا مِثْقَالَ ذَرَّةٍ فَلَهُ الْجَنَّةُ حَتَّى إِنِّى لا أُدْخِلُ النَّارَ إِلَّا كُلَّ ظَالِمٍ (رَوَاه اطبرانى عَن يَزيد الرقاش قال: خطبنا أبو هررة على منبر رسول الله صلى الله عليه و سلم فقال فى خطبته: سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول: آدم. فذكره.)ـ

21/21- Adam adalah manusia paling mulia menurut Allah swt maka Allah swt memberikan tiga keringanan kepadanya pada hari kiamat. Allah berfirman kepadanya: “Ya Adam, sesungguhnya Aku telah melaknati orang – orang kafir dan memurkai para pendusta dan Aku telah berjanji – (Tetapi hak ampunan adalah dari-Ku)- Aku akan memenuhi neraka jahannam dengan semua bangsa jin dan manusia dan sesungguhnya Aku akan memberikan rahmat kepada keturunanmu semuanya”.

Allah berfirman kepadanya: “Ya Adam, sesungguhnya Aku tidak akan memasukan seseorang ke dalam neraka dari keturunanmu dan Aku juga tidak akan menyiksanya dengan neraka terkecuali orang – orang yang Aku ketahui dengan ilmu-Ku seandainya Aku kembalikan ia ke dunia maka ia akan kembali seperti semula dan tidak akan pernah kembali dan tidak juga akan taubat”.

Allah berfirman kepadanya: “Ya Adam, sesungguhnya Aku telah menjadikanmu hakim antara Aku dan keturunanmu, berdirilah dekat mizan, dan lihatlah amal – amal mereka yang di angkat kepadamu, maka barang siapa yang kebaikannya unggul, walaupun hanya seberat dzarrah (unsur terkecil) maka ia berhak masuk surga. Hingga pada akhirnya Aku tidak akan pernah memasukan seseorang ke dalam neraka terkecuali setiap orang yang zhalim”. [HR. Thabrani dari Yazid Ar-Raqaasyi berkata: “Abu Hurairah telah berkhutbah kepada kami di atas mimbar Rasulullah saw kemudian berkata dalam khutbahnya: Aku telah mendengar Rasulullah saw bersabda: Ya Adam, kemudian menuturkan hadits dimaksud] [21][1]



[1] Jam`ul Jawaami` 21., Jaami`ush Shaghiir., Fathul Kabiir., Kunuuzul Haqaaiq. . ورواه ابن عساكر من رواية الفضل بن عيسى الرقاشي، عن الحسن، عن أبي هريرة، يعتذر الله إلى آدم يوم القيامة ثلاث معاذير... الحديث. ويزيد والفضل ضعيفان

=

=

=

Jam`ul Jawaami` 30/30 Ahli Al-Qu`an adalah kekasih Allah swt

 Jam`ul Jawaami` 30/30

 

٣٠/٣٠ــ آلُ القُرْآنِ آلُ الله (خطّ) فِي رُوَاة مَالك عَن أنس (حسن لغيره)ـ

30/30- Keluarga Al-Qur`an adalah keluarga Allah. [HR. Khathib dalam perawi-perawi Malik dari Anas. HASAN LI GHAIRIHI] [30][1]



[1] Jam`ul Jawaami` 30., Jaami`ush Shaghiir 16., Fathul Kabiir 20., Kunuuzul Haqaaiq .

=

=

32- آل القرآن آل الله (الخطيب فى رواة مالك من طريق محمد بن بزيع المدنى عن مالك عن الزهرى عن أنس

--------

ص34 - كتاب جامع الأحاديث - الهمزة مع الألف - المكتبة الشاملة الحديثة

--------

الرابط:https://al-maktaba.org/book/1438/36#p7

=

Jam`ul Jawaami` 29/29 Cara makan dan duduk Nabi saw

 Jam`ul Jawaami` 29/29

 

٢٩/٢٩ــ آكُلُ كَمَايَأْكُلُ الْعَبْدُ، وَأَجْلِسُ كَمَايَجْلِسُ العَبْدُ ـ إبن سعد (ع كر) عن عائشة (صح)ـ

29/29- Aku makan seperti makannya budak dan aku duduk seperti duduknya budak. [HR Ibnu Sa`id, Abu Ya`la dan Ibnu Asaakir dari Aisyah. SHAHIH] [29][1]



[1] Jam`ul Jawaami` 29., Jaami`ush Shaghiir 14., Fathul Kabiir 17., Kunuuzul Haqaaiq 6.

=

=

(ابن سعد، وأبو يعلى، وابن عساكر عن عائشة. قال

--------

ص33 - كتاب جامع الأحاديث - الهمزة مع الألف - المكتبة الشاملة الحديثة

--------

الرابط:https://al-maktaba.org/book/1438/35#p6

=

Jam`ul Jawaami` 28/28 Nabi makan dengan tawadhu dan duduk

 Jam`ul Jawaami` 28/28

 

٢٨/٢٨ــ آكُلُ كَمَا يَأْكُلُ الْعَبْدُ وَأَنَا جَالِسٌ (ابن عساكر عن عائشة)ـ

          28/28- Aku makan seperti makannya budak dan aku duduk [HR. Ibnu Asaakir dari Aisyah] [28][1]



[1] Jam`ul Jawaami` 28., Jaami`ush Shaghiir ., Fathul Kabiir ., Kunuuzul Haqaaiq ., أخرجه ابن عساكر (4/73) . وأخرجه أيضًا: نعيم بن حماد فى زياداته على الزهد لابن المبارك (ص 53، رقم 193) مطولاً أيضًا، وفيه: "بل آكل كما يأكل العبد"ـ

=

31- آكُلُ كما يأكل العبد وأنا جالس (ابن عساكر عن عائشة)

--------

ص34 - كتاب جامع الأحاديث - الهمزة مع الألف - المكتبة الشاملة الحديثة

--------

الرابط:https://al-maktaba.org/book/1438/36#p5

=

=

Jam`ul Jawaami` 27/27 Siksa bagi orang kafir

 Jam`ul Jawaami` 27/27

 

٢٧/٢٧ــ آكُلُ كَما يَأْكُلُ الْعَبْدُ، فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَزِنُ عِنْدَ اللهِ جَنَاحَ بَعُوْضَةٍ مَا سَقَى مِنْهَا كَافِرًا كَأْسًا (هناد) في الزهد عن إبن عمر بن مرة مرسلا (صح)ـ

26/26- Aku makan seperti makannya budak, demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya dunia sebanding dengan satu sayap nyamuk di sisi Allah, maka Allah tidak akan memberi minum orang kafir dari dunia (yang rendah dan sangat sedikit) tersebut, walaupun hanya segelas saja. [HR. Hannad dalam az-Zuhdi dari Ibni Umar bin Murrah secara mursal. SHAHIH] [27][1]



[1] Jam`ul Jawaami` 27., Jaami`ush Shaghiir ., Fathul Kabiir 16., Kunuuzul Haqaaiq .

=

=

28- آكُلُ كما يأكل العبد فوالذى نفسى بيده لو كانت الدنيا تَزِنُ عند الله جناحَ بعوضة ما سقى منها كافرًا كأسًا (هناد عن عمرو بن مرة مرسلاً)

--------

ص33 - كتاب جامع الأحاديث - الهمزة مع الألف - المكتبة الشاملة الحديثة

--------

الرابط:https://al-maktaba.org/book/1438/35#p4

=

Cari Blog Ini

LABEL

40 HADITS PENGOBATAN HERBAL (57) ADAB (39) ADZKAR NAWAWI (16) AHLAK MULIA (20) AHLAK TERCELA (9) AHLUSSUNNAH (1) Air (5) Air Zam - Zam (5) Al - Arba`ah (2) AL-ARBANGIN WA AL-ARBANGIN (2) AL-BAQARAH (1) AL-FATIHAH (1) AL-IJTIMA (3) Al-Jami Ash-Shaghir (452) Al-Jami Ash-Shaghir Vidio (8) Al-QUR`AN (17) Alkohol (2) ALPUKAT (3) Alzheimer (34) AMAL SHALEH (4) Amandel (8) analgesik (3) Analgetik (8) Anemia (2) anggur (3) ANJING (2) Anoreksia (2) ANTIAGING (9) Antialergi (10) Antiangiogenesis (4) ANTIBAKTERI (12) ANTIDEPRESI (2) ANTIDIABETES (27) Antiemetik (Antimuntah) (1) Antifatigue (1) ANTIFUNGAL (ANTIJAMUR) (8) ANTIHIPERLIPIDEMI (5) Antihistamin (1) Antiinfeksi (3) ANTIINFLAMASI (11) ANTIKANKER (26) Antikarsinogenik (4) ANTIKEJANG (1) Antileishmania (1) ANTIMIKROBA (8) Antimutagenik (3) ANTIOKSIDAN (15) Antiparasit (1) Antipasmodik (1) Antipiretik (4) Antipyretic (1) ANTISEMBELIT (KONSTIPASI) (2) Antitrombotik (3) ANTITUMOR (5) ANTIVIRUS (5) Arthritis (15) Asam Lambung (3) ASAM URAT (9) ASI (2) Asma (7) ASMAUL HUSNA (5) Astrigen (1) Aterosklerosis (5) AZAB (1) Bab Huruf Hamzah [ ء ] (1) BAB JIN IBLIS SYETAN (2) BAB KEUTAMAAN AMAL SHALEH (2) BAB PERBUATAN TERCELA (6) BANGSA ARAB (2) BANI ISRAIL (1) Barley (1) Batu Ginjal (2) Batuk (4) Bawang Putih (5) Bedsores (1) BEKAM (3) BENAR (1) Benjolan Tubuh (4) BERBURU (1) BERBURU SURGA (40) BID`AH (3) BIDADARI (1) BINAHONG (5) BISUL (1) BOHONG (4) Bronkhitis (1) Bronkiolitis (1) Bronkitis (3) BULAN RAJAB (1) BULUGHUL MARAM بُلُوْغُ الْمَرَامِ مِنْ أَدِلَّةِ الْأَحْكَامِ (1) BUNGA LIAR CIWULAN (2) BUNGA MELATI (2) Bunga Rosela (1) CABANG IMAN (2) CABE (1) CARA MEMASARKAN TANAMAN HERBAL (1) Celak (1) cemas (1) Chamomile (4) CINTA (1) CIPLUKAN (6) COBAAN (3) Cuka (1) DAJJAL (2) DAKWAH (3) Daun Dewa (3) daun kelor (4) Delima (2) DEMAM BERDARAH (DBD) (1) DHA`IF (3) DHUAFA (1) DIARE (8) Dislipidemia (1) DOSA (3) DUNIA YANG DIBERKAHI (1) DZIKIR dan DO`A (619) Epilepsi (1) FADHOILUL A`MAL (4) FAKIR MISKIN DHU`AFA (2) FATHUL KABIIR (192) Febrifuge (1) FITNAH (1) Flu (1) GAMAT (1) Gandum (3) Garam (5) Gastritis (2) GERHANA (2) GIGI DAN MULUT (5) GINJAL (10) GINSENG (1) Gonore (1) GOUT (1) GUNUNG UHUD (2) GUS BAHA (5) Habbatussauda (34) HADIAH (1) Hadits Abu Dawud (4) Hadits Ahmad (15) HADITS BAIHAQI (2) HADITS BERCOCOK TANAM (14) HADITS BUKHARI (99) Hadits Hakim (8) Hadits Ibnu Hibban (2) Hadits Ibnu Majah (3) HADITS MUSLIM (22) Hadits Nasaa-i (1) HADITS SHAHIH (62) HADITS SIRSAK (1) HADITS THABRANI (4) HaditsTirmidzi (1) HAJI DAN UMROH (11) HAMBA SAHAYA (7) HARI JUM`AT (3) HARI KIAMAT (21) HARI RAYA (1) HATI / LIVER / HEPATITIS (18) Hemangioendoteliom (2) Hepatokarsinoma (2) Hepatoprotektor (5) herpes simplek (1) HIPERTENSI (9) Hipolipidemik (3) Hipotensi (1) HIV/AIDS (2) HUDUD (2) HUKUM ISLAM (2) Hulbah (2) IBRAHIM (1) IHSAN (2) Ijtima` al-Muhadditsin (1) ILMU (9) Iman (38) IMAN KEPADA ALLAH SWT (13) IMAN KEPADA NABI DAN RUSUL (16) Inai (1) INDUSTRI PANGAN POHON SIRSAK (14) INDUSTRI PENGOBATAN POHON SIRSAK (31) Infertilitas (4) INSOMNIA (5) ISRA MI`RAJ (2) ISTIGHFAR (20) JAHE (62) JALUR ALANG-ALANG SUNGAI CIWULAN TASIKMALAYA (5) JALUR MANGGIS SUNGAI CIWULAN (3) JALUR SIRSAK CIWULAN (9) JAM`UL JAWAAMI` (41) JAMI (1) JAMI`US SHAGHIR [ الجامع الصغير في أحاديث البشير النذير جلال الدين عبد الرحمن بن أبى بكر السيوطى ] (4) Jamur (2) JANDA (1) JANTUNG (15) JATI BELANDA (1) JENAZAH (2) Jerawat (4) Jeruk Nipis (1) JIHAD (16) JINAYAT / KRIMINAL (2) JUAL - BELI (15) KABAR GEMBIRA BAGI ORANG SAKIT (3) KACANG GUDE (Cajanus cajan) (1) KAFIR (7) KALENDER SUNNAH (1) Kamar Mandi (2) Kanker / Tumor Otak (3) Kanker Darah (Leukemia) (3) kanker hati (2) Kanker Kelenjar Getah Bening (1) kanker kulit (1) kanker limfoma (1) Kanker Nasoaring (2) kanker pancreas (2) kanker paru-paru (7) kanker payudara (9) kanker prostat (7) kanker serviks (8) kanker usus (6) KARA BENGUK (Mucuna pruriens) (9) KAYU GAHARU (2) Kayu Manis (1) KEBUN BINATANG (13) Kecanduan Narkoba (1) KEJADIAN ALAM (2) Keju (Jubnah) (3) Kekebalan Tubuh (1) Kelor (Moringa oleifera) (2) KELUARGA NABI (10) KENCUR (1) KENIKMATAN DUNIA (3) KEPEMIMPINAN (5) Keputihan (3) KERJA (1) KERSEN (4) KESEHATAN LAKI - LAKI (2) KESEHATAN PENCERNAAN (3) KESEMUTAN (1) Kesuburan (1) KEUTAMAAN BERORGANISASI (1) KHAMAR (4) KHASIAT MANGGIS (53) KHASIAT SIRSAK (31) KHASIAT TEH PUTIH (6) KHAWARIJ (1) KHIANAT (2) KHULAFAURRASYIDIN (1) KIAMAT (1) Kista (2) KITAB ADAB (7) KITAB ADZAN (2) KITAB AL-MUHSHAR (2) KITAB ALLAH (1) KITAB AQIQAH (2) KITAB AWAL MULA PENCIPTAAN (2) KITAB BARANG TEMUAN (2) KITAB BERBAGAI HUKUM (2) KITAB BERPEGANG TEGUH KEPADA AL-QUR`AN DAN SUNNAH (2) KITAB BUDAK (2) KITAB CITA-CITA (2) KITAB DIYAT (3) KITAB DOA (6) KITAB FARA`ID (3) KITAB FITNAH (3) KITAB GADAI (2) KITAB HADITS AHAD (1) KITAB HAID (3) KITAB HAJI (2) KITAB HAWALAH (1) KITAB HAWALAT (2) KITAB HIBAH (4) KITAB HUKUM HAD (3) KITAB HUTANG PIUTANG (2) KITAB I`TIKAF (3) KITAB IJARAH (2) KITAB ILMU (11) KITAB IMAN (39) KITAB ISTITABAH (3) KITAB JENAZAH (3) KITAB JIHAD DAN BERBAGAI KISAH (4) KITAB JIZYAH DAN GENCATAN SENJATA (2) KITAB JUAL BELI (3) KITAB JUM`AT (3) KITAB KAFALAH (1) KITAB KAFARAT HAJI (2) KITAB KAFARAT SUMPAH (1) KITAB KEPEMIMPINAN (2) KITAB KESAKSIAN (2) KITAB KETERPAKSAAN (2) KITAB KEUTAMAAN AL-QUR`AN (4) KITAB KEUTAMAAN KAUM ANSHAR (1) KITAB KEUTAMAAN LAILATUL QADAR (2) KITAB KEUTAMAAN MADINAH (2) KITAB KEUTAMAAN PARA SHABAT (3) KITAB KEUTAMAAN SHALAT DI MASJID MAKKAH DAN MADINAH (2) KITAB KEZHALIMAN (2) KITAB KHUMUS / SEPERLIMA (3) KITAB KISAH PARA NABI (3) KITAB LI`AN (1) KITAB MAGHAZI / PEPERANGAN (2) KITAB MAKANAN (3) KITAB MAKATIB (1) KITAB MANAQIB / KEUTAMAAN (2) KITAB MANDI (3) KITAB MASJID DAN TEMPAT SHALAT (8) KITAB MEMERDEKAKAN BUDAK (3) KITAB MIMPI (1) KITAB MINTA IZIN (2) KITAB MINUMAN (3) KITAB MUSAQAH (3) KITAB MUZARA`AH (2) KITAB NADZAR (1) KITAB NAFKAH (2) KITAB NIKAH (3) KITAB PAKAIAN (2) KITAB PENGADILAN (1) KITAB PENGOBATAN (4) KITAB PENYUSUAN (1) KITAB PERBUATAN DALAM SHALAT (3) KITAB PERDAMAIAN (2) KITAB PERMULAAN TURUNNYA WAHYU (4) KITAB PERSENGKETAAN (2) KITAB PUASA (7) KITAB PUTUSAN PENGADILAN (1) KITAB QADAR (3) KITAB QURBAN (3) KITAB SALAM (3) KITAB SEMBELIHAN DAN BINATANG BURUAN (3) KITAB SHALAT (3) KITAB SHALAT IED (3) KITAB SHALAT ISTISQA (3) KITAB SHALAT KUSUF (3) KITAB SHALAT QASHAR (3) KITAB SHALAT TAHAJJUD (2) KITAB SHALAT TARAWIH (2) KITAB SHALAT WITIR (2) KITAB SUJUD SAHWI (3) KITAB SUMPAH DAN NADZAR (3) KITAB SYAIR (1) KITAB SYARAT (2) KITAB SYIRKAH KERJASAMA (2) KITAB SYU`AH (1) KITAB SYUF`AH (1) KITAB TABIR MIMPI (4) KITAB TAFSIR (3) KITAB TAUHID (2) KITAB TAYAMUM (3) KITAB TENTANG PAKAIAN (2) KITAB TENTANG SAKIT (2) KITAB THAHARAH (1) KITAB THALAK (3) KITAB TIPU DAYA (2) KITAB UMRAH (2) KITAB WAKALAH (3) KITAB WAKTU SHALAT (2) KITAB WASIAT (3) KITAB WUDHU (2) KITAB ZAKAT (3) KITAB ZUHUD (2) KOLESTEROL (27) KORUPSI (1) KULIT HITAM (1) KUMIS KUCING (1) KUMPULAN HADITS (3) KUNUZUL HAQAAIQ (11) KUNYIT (7) KURBAN (2) Kurkumin (1) KURMA (37) Labu (20) LAGU (1) Laksatif / Pencahar (2) LARANGAN SYARIAT (3) Lc. (1) lemah (1) Lemon (1) Lempuyang (1) Lidah Buaya (3) Limpa (1) Lubab Al-Hadits Wa Ziyadatuhu (78) Luka Luar (5) MA. (1) MADINAH (8) MADU PROPOLIS (78) Malaikat (7) MALAIKAT JIBRIL (3) malaria (5) MALU (1) mandi (1) MANHAJ ILMU GUS BAHA (1) MANUSIA (1) MARKETPLACE (1) Masjid (18) MATA (6) MATAHARI DAN REMBULAN (1) MATI (15) MAULID NABI (1) MEDICAL HADITS (50) melarat (1) Melon (1) MEMBACA HADITS SHAHIH Kitab Jami’us Shaghir الجامع الصغير (171) Membaca Kitab Riyadhus Shalihin رِيَاضُ الصَّالِحِيْنَ مِنْ كَلَامِ سَيِّدِالْمُرْسَلِيْنَ (2) MENAMBAH NAFSU MAKAN (1) MENANAM POHON SURGA DI JALUR SIRSAK SUNGAI CIWULAN (5) Mengecilkan Rahim (1) MENGENAL POHON SIRSAK (5) Mentimun (3) MENYEBARKAN HADITS (2) MERINTIS JALUR MANGGIS SUNGAI CIWULAN TASIKMALAYA (4) MERINTIS JALUR MENGKUDU SUNGAI CIWULAN TASIKMALAYA (10) MIMPI (5) MIMPI JALUR SIRSAK SUNGAI CIWULAN (5) Minyak Samin (1) Minyak Wangi (3) Minyak Zaitun (17) Miom (3) MOJANG SIRSAK TASIKMALAYA (1) MU`TAZILAH (1) MUAMALAT (10) Mukhtashar Shahih Bukhari (15) MUKHTASHAR SHAHIH MUSLIM (9) MUKJIZAT (5) MUKMIN (10) Munafik (13) MUQADDIMAH IMAM MUSLIM (1) MURTAD (1) MUSA (2) Musafir (5) MUTTAFAQ `ALAIHI (13) Muttafaq `Alaihi dalam Jami’us Shaghir (284) NABI ISA (2) NABI MUHAMMAD SAW (20) NASAB (3) NASHAIHUL IBAD (1) NASRANI (1) NERAKA (14) Nervin (1) NGOMPOL (1) Niat (2) NIKAH (35) OBAT CACING (2) OBAT KUAT HERBAL (14) obesitas (5) ORANG ISLAM (2) ORANG TUA (2) ORANG YANG DILAKNAT (6) Osteoarthritis (1) Osteoporosis (4) PADANG MAHSYAR (1) PAKAIAN (10) Pankreas (3) Parkinson (1) paru - paru (5) PATUNG (5) PELACUR (1) PELUANG USAHA (2) PENAMPILAN (1) PENGOBATAN ISLAM (34) PENUAAN DINI (2) PENYAKIT PEREMPUAN (3) PERADILAN (5) PERAMAL (1) PERANG (14) PEREMPUAN (10) PERPUSTAKAAN RUMAH TASIK (7) PERTANIAN SIRSAK (7) PERTOLONGAN (2) Perut Kembung (3) Pilek (1) PILPRES 2019 (1) POLIP (1) POLITIK ISLAM (6) PUASA (19) Putri Malu ( Mimosa pudica ) (3) Radang Tenggorokan (5) Radang Usus (6) RAFIDHAH (1) RAMADHAN (3) REMATIK (1) RHINITIS (1) RIDHA ALLAH (11) RIZKI (3) RUKUN ISLAM (3) RUMAH (1) SABAR (4) SAHABAT NABI (11) sakit (2) Sakit Dada (1) SAKIT KAKI (2) SAKIT KEPALA (4) SAKIT PERUT (8) SALAM (1) SALURAN KEMIH (4) Sambiloto (3) Sariawan (3) Sedatif (1) SEDEKAH (14) sedih (1) SEHAT SELALU KAYA RAYA MASUK SURGA (495) SEJARAH ISLAM (7) Semangka (1) Senna (1) SHAHIH AL-JAAMI` AL-KABIIR (30) SHAHIH BUKHARI (2) SHAHIH JAMI`USH SHAGHIIR (7) SHAHIH MUSLIM (2) SHAHIH SUYUTHI (1) SHALAT (63) SHALAWAT NABI (26) SIFAT TERCELA (1) SIFAT TERPUJI (1) SIHIR (1) SILATURAHMI (3) Sinusitis (5) SIRIH MERAH (11) SIRSAK GUNUNG (3) Sitotoksik (1) Siwak (9) SORBAN (2) STROKE (7) SUMPAH (1) SUNGAI CIWULAN (5) SUNNAH MAKAN DAN MINUM (18) SURGA (2) susah (2) susu kambing (2) Susu Sapi (3) SYARAH HIKAM IBNU ATHAILLAH (24) Syeh Ali Jaber (1) SYETAN (4) TABAYUN (1) Tafsir Munir (1) TAFSIR MUNIR IMAM NAWAWI (17) TAHMID (1) TAKDIR (8) TAKOKAK / solanum torvum / Turkey Berry (27) TAKWA (3) Talak (1) Talbinah (3) TANAMAN HERBAL TASIKMALAYA (13) TASBIH (2) Taubat (4) TAUHID (3) TBC (7) TEH HIJAU (8) Teh Hitam (2) Teh Oolong (2) TEMU KUNCI (1) TEMU MANGGA (62) TEMULAWAK (19) TEMUPUTIH (49) TERMUPUTIH (1) THAHARAH (7) TIDUR (2) TIROID (5) TOKO PERABOT (3) TOMAT (1) TRIGLISERIDA (14) UJIAN (1) Ustadz Adi Hidayat (2) Ustadz H. Abdul Somad (6) Utrujjah (1) Vertigo (4) VITAMIN A (2) WAHABI (4) WAHYU (1) WALI ALLAH SWT (1) WARISAN (3) WASIR (Ambien) (3) Wudhu (22) YAHUDI (3) YAKJUJ MAKJUJ (1) YAMAN (1) YATIM PIATU (2) YOUTUBE KUMPULAN 40 HADITS (5) YOUTUBE PENGOBATAN HERBAL (5) YOUTUBE TERJEMAH AL-JAMI ASH-SHAGHIR (144) ZAKAT (6) ZALIM (1) ZHALIM (4) ZIARAH (1) ZINA (4) صحيح البخاري (3) مختصر صحيح البخارى ومسلم للإمام السيوطى MUKHTASHAR SHAHIH BUKHARI DAN MUSLIM IMAM SUYUTHI Alfabetik (5) مختصر صحيح البخارى ومسلم للإمام السيوطى MUKHTASHAR SHAHIH BUKHARI DAN MUSLIM IMAM SUYUTHI (17)