Laman

Sabtu, 26 Februari 2022

Jaami`ush Shaghiir 2060 Kata - Kata yang diridhai Allah dan yang ddibenci Allah swt

  

٢٠٦٠ــ إنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بالكَلِمَةِ مِن رِضْوانِ اللَّهِ، لا يُلْقِي لها بالًا، يَرْفَعُهُ اللَّهُ بها دَرَجاتٍ، وإنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بالكَلِمَةِ مِن سَخَطِ اللَّهِ، لا يُلْقِي لها بالًا، يَهْوِي بها في جَهَنَّمَ. (حم خ) عن أبي هريرة (صح)ـ

“Sesungguhnya (ada) seorang hamba berbicara suatu perkataan yang diridhai Allah, yang ia tidak pernah memikirkan dan menghiraukannya, tetapi disebabkan kalimat itu Allah akan mengangkat beberapa derajatnya. Dan sesungguhnya ada seorang hamba yang berkata kata – kata yang termasuk kemurkaan Allah yang tidak pernah diperhatikannya  tetapi sebab kata – kata tersebut ia bisa jatuh ke dalam neraka. (HR. Ahmad dan Bukhari (6478) dari Abu Hurairah. SHAHIH)

Yang dimaksud (بالكَلِمَةِ مِن رِضْوانِ اللَّهِ) Kata dari perkataan yang diridhai Allah swt adalah (كلام الله) kalamullah yang diridhai Allah swt seperti kalimat - kalimat yang bisa menolak kegelapan.

Yang dimaksud (لا يُلْقِي لها بالًا) tidak pernah memperhatikannya adalah tidak pernah membayangkannya, tidak pernah memikirkannya, tidak pernah memperhitungkannya, dan bahkan dia beranggapakan perkataannya tersebut adalah sesuatu yang kecil, tetapi justru di sisi Allah swt adalah sesuatu yang teramat besar.

Sehingga sebab perkataannya tersebut Allah swt mengankat derajat hamba tersebut kepada derajat yang tinggi.

Tetapi sebaliknya ada seorang hamba yang mengatakan satu kata yang dibenci dan menyebabkan murka Allah yang tidak pernah ia perhatikan sehingga sebab kata – katanya tersebut ia bisa masuk neraka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar