Laman

Kamis, 30 November 2017

Antijamur dan Temulawak

Antijamur dan Temulawak
Temulawak merupakan salah satu herbal yang memiliki khasiat antijamur sangat baik. Berbagai penelitian dan studi telah membuktikannya. Salah satunya tercermin dalam sebuah tulisan Dewi Novianti Dosen pada Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang dengan judul  Kemampuan Antifungi Esktrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) Terhadap Candida albicans seperti berikut: bahwa ekstrak metanol rimpang temulawak mempunyai kemampuan antifungi terhadap Candida albicans secara in vitro, konsentrasi 10% ekstrak metanol rimpang temulawak menghasilkan diameter zona hambat sebesar 16,2 mm. (Novianti.2016)
Sumber

Dewi Novianti.2016, Kemampuan Antifungi Esktrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) Terhadap Candida albicans, 01-12-2017

Hepatoprotektor dan Temulawak

ORDER TEMULAWAK SEGAR SMS 085227044550

Hepatoprotektor dan Temulawak
Dalam sebuah Jurnal Kedokteran Ferina Dwi Marinda dari Universitas Lampung Fakultas Kedokteran menuliskan manfaat temulawak untuk hepatitis kronis dengan judul  Hepatoprotective Effect of Curcumin in Chronic Hepatitis seperti berikut:
Salah satu obat herbal yang sering digunakan dalam mengobati gangguan hepar adalah temulawak. Bahan aktif dari berbagai spesies curcuma tersebut adalah curcumin yang berperan sebagai hepatoprotektif. Efek kurkumin sebagai antioksidan yang mampu menangkap ion superoksida dan memutus rantai antar ion superoksida (O2- ) sehingga mencegah kerusakan sel hepar. Curcumin juga mampu meningkatkan Gluthation S-Transferase (GST) dan mampu menghambat beberapa faktor proinflamasi , ekspresi gen dan replikasi virus hepatitis B melalui down-regulation dari PGC-1α, sehingga dapat disimpulkan bahwa curcumin dapat dijadikan alternatif hepatoprotektor pada pasien hepatitis kronis. (Marinda.2014)
Sumber

Marinda, 2014. Hepatoprotective Effect of Curcumin in Chronic Hepatitis , 01-12-2017, http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/477/478 

Osteoarthritis VS Temulawak

Osteoarthritis VS Temulawak
Temulawak merupakan salah satu herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah dan megatasi serta mengurangi derita akibat penyakit osteoarthritis. Temulawak lebih unggul dibandingkan obat yang lain karena tidak bersiffat toksik atau sangat minim efek samping. (Trubus.Tth, 96)
Sumber

Trubus, tth, Trubus Info Kit Vol.08. Herbal Indonesia Berkhasiat Bukti Ilmiah & Cara Racik, Jakarta: PT Trubus Swadaya.

Antioksidan Temulawak

Antioksidan dan Temulawak
Temulawak merupakan salah satu sumber antioksidan alami yang sangat baik. Senyawa yang berperan besar sebagai aktivitas antioksidan pada temulawak adalah minyak astri yang terdiri dari isofuranogermakren, trisiklin, allo-aromadendren, germakren dan xanthorrizolmm. Antioksidan temulawak mampu mencegah radikal bebas, menetralkan racun dan mencegah kanker. (Trubus.Tth, 95)
Sumber
Trubus, tth, Trubus Info Kit Vol.08. Herbal Indonesia Berkhasiat Bukti Ilmiah & Cara Racik, Jakarta: PT Trubus Swadaya.


Stroke VS Temulawak

Stroke VS Temulawak
Temulawak merupakan salah satu herbal asli Indonesia yang bisa diandalkan untuk mencegah dan mengatasi stroke. Hal tersebut karena kandungan xanthorrizol dalam temu lawak mampu mencegah penyumbatan darah ke otak. Selain itu kemampuannya untuk mengatasi kolesterol jahat dan menjaga pembuluh darah tetap sehat merupakan faktor penting lainnya dalam manfaat temulawak sebagai antistroke. (Trubus.Tth, 94)
Sumber
Trubus, tth, Trubus Info Kit Vol.08. Herbal Indonesia Berkhasiat Bukti Ilmiah & Cara Racik, Jakarta: PT Trubus Swadaya.


Kolesterol VS Temulawak

Kolesterol VS Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
Temulawak merupakan salah satu herbal yang bisa kita manfaatkan untuk menurunkan kadar lemak dalam darah, termasuk kolesterol dan trigliserida. Kurkuminoid dalam temulawak dapat meningkatkan sekresi cairan empedu yang berguna untuk mengemulsikan lemak serta dapat menurunkan kadar lemak dalam darah dan hepatoprotektor. (Trubus.Tth, 94)
Sumber
Trubus, tth, Trubus Info Kit Vol.08. Herbal Indonesia Berkhasiat Bukti Ilmiah & Cara Racik, Jakarta: PT Trubus Swadaya.


Minggu, 26 November 2017

Obesitas dan Minyak Zaitun

Obesitas VS Minyak Zaitun
Dua sendok makan minyak zaitun dua jam sebelum makan akan efektif memacu hormone leptin memberikan sinyal rasa kenyang sehingga ketika waktu makan tiba makan sedikit rasanya sudah kenyang. (Trubus.2010, 67)

Sumber
Trubus Swadaya. 2010.Trio Herbal, My Healthy Life. Jakarta: PT Trubus Swadaya